TC4 (standar Tiongkok) dan GR5 (standar internasional ASTM) merupakan kelas paduan titanium tipe α+β yang sama, terdiri dari 6% aluminium dan 4% vanadium—salah satu paduan titanium yang paling luas digunakan di bidang industri dan kelas atas. Berbeda dengan titanium murni (TA2/GR2), paduan ini menggabungkan kekuatan ultra-tinggi, ketahanan korosi yang sangat baik, kinerja suhu tinggi yang unggul, serta kemampuan proses yang andal, sehingga menjadi tak tergantikan dalam skenario di mana titanium murni dan logam umum gagal memenuhi persyaratan beban tinggi serta lingkungan keras.

TC4/GR5 memberikan kinerja mekanis luar biasa, jauh melampaui titanium murni. Dalam kondisi annealed, kekuatan tariknya mencapai 860–960 MPa, kekuatan luluh ≥795 MPa, dengan perpanjangan 10–15%—mencapai keseimbangan sempurna antara kekuatan tinggi dan daktilitas. Dengan densitas 4,43 g/cm³, material ini mempertahankan kekuatan spesifik yang unggul: lebih ringan daripada baja namun lebih kuat daripada sebagian besar paduan aluminium, sehingga ideal untuk desain struktural ringan berbeban tinggi di bidang dirgantara, militer, dan mesin berat.

Selain kekuatan tinggi, material ini juga mempertahankan ketahanan korosi yang sangat baik. Seperti titanium murni, TC4/GR5 membentuk lapisan oksida yang rapat, sehingga tahan terhadap air laut, ion klorida, asam lemah, basa, serta media korosif industri. Yang membedakannya adalah ketahanan yang lebih baik terhadap retak akibat korosi tegangan (stress corrosion cracking) dan sensitivitas takik (notch sensitivity), sehingga berkinerja stabil di lingkungan keras seperti kelautan, kimia, dan lepas pantai—dengan masa pakai lebih panjang dan biaya perawatan lebih rendah dibandingkan baja tahan karat dan paduan aluminium.

TC4/GR5 juga unggul dalam kinerja suhu tinggi, mempertahankan sifat mekanis yang stabil pada suhu hingga 400℃—lebih unggul dibandingkan titanium murni, sehingga cocok untuk komponen suhu tinggi seperti bagian mesin pesawat terbang dan perlengkapan tungku industri. Material ini memiliki kemampuan proses yang baik, kompatibel dengan penempaan, penggulungan, pemesinan, dan pengelasan, serta kontrol dimensi yang presisi selama proses produksi, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pembuatan komponen kompleks.

Pelat dan batang titanium TC4/GR5 memiliki aplikasi yang spesifik. Pelat titanium banyak digunakan pada komponen struktural aerospace, bejana tekan kimia, komponen rekayasa kelautan, serta penukar panas suhu tinggi, memanfaatkan permukaan datarnya dan kapasitas penahan beban yang kuat. Batang titanium sangat ideal untuk pemesinan poros presisi, katup, pengencang, komponen peralatan militer, dan implan medis, dengan kemampuan pemesinan yang baik guna mencapai toleransi ketat.
Kompatibilitas biologisnya yang sangat baik (tidak beracun, tidak mengiritasi) juga menjadikannya cocok untuk bidang medis, seperti implan ortopedi dan instrumen bedah, sementara kekuatan tingginya memenuhi persyaratan penggunaan jangka panjang perangkat medis. Di sektor otomotif, bahan ini digunakan untuk komponen berkinerja tinggi guna mengurangi berat dan meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Produk TC4/GR5 kami memenuhi standar GB/T 2965 dan ASTM B348, mencakup spesifikasi lengkap pelat titanium (berbagai ketebalan/lebar) dan batang titanium (diameter 5 mm–300 mm). Setiap lot menjalani pengujian ketat terhadap komposisi kimia, sifat mekanis, serta deteksi cacat ultrasonik guna memastikan tidak adanya cacat internal. Layanan pemotongan khusus, pemesinan presisi, dan perlakuan panas tersedia untuk memenuhi beragam kebutuhan proyek.
Untuk proyek berkinerja tinggi di lingkungan ekstrem yang membutuhkan kekuatan, ketahanan terhadap korosi, dan stabilitas suhu tinggi, pelat dan batang titanium TC4/GR5 merupakan solusi profesional dan andal, yang unggul dibandingkan titanium murni serta logam umum dalam skenario kritis.
Berita Terpanas2026-03-31
2026-03-26
2026-03-24
2026-03-19
2026-03-17
2026-03-13